Mechatron! Drone Pertama di Indonesia yang Meraih Sertifikasi SNI

TIM MECHATRON

TIM MECHATRON

Divisi Publikasi & Riset Agrikultur • Mechatron Indonesia Official

Mechatron! Drone Pertama di Indonesia yang Meraih Sertifikasi SNI

Di bawah kepemimpinan Hermanu, PT Bandung Mekatronika Teknologi mencatat sejarah sebagai produsen drone pertanian buatan dalam negeri pertama yang meraih sertifikasi SNI 9199:2023—sebuah kemenangan inovasi lokal Indonesia.

Di bulan Desember 2025, Indonesia mencapai tonggak sejarah penting dalam inovasi teknologi pertanian. PT Bandung Mekatronika Teknologi (BMT), di bawah kepemimpinan Hermanu, mengumumkan penghargaan drone pertanian buatan domestik pertama Indonesia yang menerima sertifikasi SNI 9199:2023—standar nasional Indonesia untuk drone penyemprot pertanian. Pencapaian ini mewakili jauh lebih dari sekadar peluncuran produk; ini melambangkan kemenangan inovasi lokal, keunggulan teknis, dan visi kewirausahaan dalam memajukan sektor teknologi pertanian Indonesia.

Perjalanan Sang Pendiri: Dari Industri Elektronika hingga Mendirikan BMT

Jalan Hermanu menuju pendirian BMT dimulai dengan passion terhadap teknologi drone dan koneksi mendalam dalam komunitas drone Indonesia. Perjalanannya dibentuk oleh 25 tahun pengalaman profesional—15 tahun di industri elektronika dan 10 tahun di testing, inspection, and certification (TIC). Latar belakang beragam ini terbukti instrumental dalam menciptakan perusahaan yang unik diposisikan untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi terdepan dan keharusan pertanian. Pada tahun 2022, Hermanu bermitra dengan rekan-rekan kuliahnya untuk mendirikan PT Bandung Mekatronika Teknologi, berfokus pada desain dan produksi drone yang dirancang khusus untuk sektor pertanian Indonesia.

“Sertifikasi SNI ini bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan bukti bahwa anak bangsa mampu menghadirkan teknologi drone pertanian berstandar nasional tanpa bergantung pada produk impor.”

Mengakhiri Ketergantungan pada Drone Impor

Sebelum inovasi Mechatron, sektor pertanian Indonesia sangat bergantung pada drone impor—ketergantungan yang menciptakan berbagai tantangan. Drone impor datang dengan spare part mahal, dukungan teknis lokal terbatas, pengaturan garansi rumit, dan desain yang tidak memperhitungkan kondisi iklim tropis unik Indonesia dan kondisi tanah. Inisiatif pemerintah mendukung keamanan pangan domestik dan modernisasi pertanian menyoroti kebutuhan mendesak akan teknologi pertanian yang diproduksi secara lokal. Penyelarasan kebutuhan pasar ini dengan dukungan kebijakan memberikan Mechatron dengan peluang untuk mengembangkan solusi asli untuk tantangan pertanian Indonesia.

  • ✓ Drone pertanian buatan dalam negeri pertama yang bersertifikat SNI 9199:2023.
  • ✓ Ketersediaan suku cadang dan dukungan teknis lokal tanpa bergantung pada produk impor.
  • ✓ Desain yang disesuaikan khusus untuk iklim tropis dan kondisi tanah Indonesia.
  • ✓ Mendukung program pemerintah untuk kemandirian teknologi dan ketahanan pangan nasional.
💡 Kemenangan Inovasi Lokal

Keberhasilan Mechatron meraih sertifikasi SNI 9199:2023 sebagai drone pertanian buatan dalam negeri pertama menandai tonggak kemandirian teknologi Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi modernisasi pertanian berbasis karya anak bangsa.

Topik Terkait: #Drone Pertama Bersertifikat SNI #Karya Anak Bangsa #Hermanu #Kemandirian Teknologi
TIM MECHATRON
Tentang Penulis

TIM MECHATRON

Tim riset, jurnalisme agrikultur, dan spesialis drone Mechatron Indonesia. Berdedikasi menghadirkan liputan terkini seputar uji coba lapangan, inovasi alsintan, dan percepatan mekanisasi pertanian modern di seluruh Nusantara.

Tertarik Mengimplementasikan Solusi Ini?

Konsultasikan jadwal demo unit, sewa armada, atau survei bersama tim kami.

Hubungi via WhatsApp ›

Berita Terkait Lainnya